Bahaya! Sangat Berisiko Dengan Tinggal Dipinggir Jalan Karena Bisa Hambat Pertumbuhan Paru-paru Anak
Berita Relax - Para ilmuwan dari King's College London mengamati kesehatan orang-orang yang tinggal di daerah dengan polusi tinggi, seperti bagian London, Birmingham, dan Liverpool.
Dilansir dari BBC, hasilnya para peneliti menemukan tumbuh di dekat jalan raya yang sibuk dan penuh polutan dapat menghambat pertumbuhan paru-paru anak hingga 14 persen.
Tak hanya itu, tim peneliti juga menemukan bahwa tinggal dalam jarak 50 m (164 kaki) dari jalan utama menempatkan anak-anak pada risiko tinggi mengidap infeksi seperti bronkitis.
Pada orang dewasa, dampaknya bisa meningkatkan risiko kanker paru hingga 10 persen. Selain itu polusi jalan raya juga terkait dengan penyakit jantung, stroke, gagal jantung, dan risiko bronkitis yang lebih tinggi.
"Polusi udara membuat kita, dan terutama anak-anak kita, sakit sejak lahir sampai mati, tetapi seringkali tidak terlihat," kata Dr. Rob Hughes, rekan senior di organisasi Clear Air Fund.
Menurut Dr. Rob, penelitian ini merupakan bukti bahwa masalah udara harus menjadi prioritas semua pihak termasuk pihak pemerintah dan oposisi.
Dikenal sebagai partikel (PM), zat mikroskopis dilepaskan dalam emisi kendaraan dan kemudian menyebar dan terhempas tak terlihat di atmosfer.
Partikel yang lebih kecil dari 2,5μm (PM2.5) - 400 milimeter - dianggap sangat merusak karena mereka "tersangkut" di paru-paru. Sayangnya, lebih dari 90 persen anak-anak dikatakan terpapar ke tingkat PM2.5 di atas batas aman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Ini telah dikaitkan dengan kerusakan paru-paru, penurunan pertumbuhan organ dan pneumonia. Di kemudian hari, anak muda yang terpapar mungkin lebih berisiko asma dan penyakit paru obstruktif kronis.
Sumber : Akurat.co

Komentar
Posting Komentar