Waspada 7 Ciri Khas Penipu Lowongan Kerja

Berita Relax - Seiring dengan berkembangnya dunia digital dan internet, lowongan pekerjaan semakin mudah ditemukan. Berbagai website tentang lowongan pekerjaan pun juga bertebaran. Namun, seiring dengan hal tersebut berbagai lowongan pekerjaan palsu pun juga mengalami peningkatan.
Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan beberapa ciri khas dari sebuah lowongan pekerjaan palsu yang kerap beredar melalui website atau media sosial.
1. Perusahaan atau organisasi tidak ditemukan di internet
Langkah awal yang sebaiknya kamu lakukan untuk mengetahui bahwa lowker tersebut asli atau tidak adalah melalui pengecekan di internet. Pasalnya, hampir tidak ada perusahaan yang tidak menggunakan jasa internet dalam pemasarannya. Jangan sampai halaman satu dari mesin pencarian saja, teruskan sampai halaman kedua atau ketiga karena tidak semua nama perusahaan memiliki popularitas yang baik.
2. Email menggunakan domain gratisan
Jika kamu telah mendaftar atau menghubungi sebuah perusahaan, pastikan email pemberitahuan balasannya tidak menggunakan alamat gratisan, seperti gmail, hotmail, ymail atau yahoo. Pasalnya, email tersebut bisa dibuat oleh siapa saja. Walaupun begitu, memang ada kemungkinan beberapa perusahaan belum memiliki alamat email yang tidak gratisan.
3. Persebaran hanya melalui WhatsApp, media sosial, bahkan SMS
Ada banyak info lowker yang berkeliaran di berbagai media sosial seperti Facebook atau Instagram. Sebaiknya, kamu cek dahulu apakah lowker tersebut benar-benar membuka lowongan pekerjaan. Kamu bisa mengeceknya dengan membandingkannya dari sumber-sumber lain yang lebih kredibel.
4. Persyaratan terlalu umum dan sangat mudah
Dalam memilih karyawan yang baru, tentunya sebuah perusahaan atau organisasi menginginkan orang-orang yang baru dengan kualitas tertentu sesuai kebutuhan perusahaan atau organisasi tersebut. Jika persyaratan yang ditulis terlalu umum dan tidak spesifik, sebaiknya kamu menyaringnya terlebih dahulu. Apalagi ada tambahan kemudahan dengan tidak diperlukannya tes. Kamu perlu mencurigainya.
5. Penawaran gaji dan posisi yang tidak masuk akal
Setelah dinyatakan diterima melalui balasan email atau bahkan ditelepon secara langsung, kamu juga akan diberi penawaran gaji yang tinggi sehingga kamu akan mudah untuk mengiyakannya. Padahal, deskripsi pekerjaan yang dijelaskan sangat mudah. Gaji besar memang tujuan dari setiap karyawan, tetapi gaji tersebut berasal dari pekerjaan yang juga sepadan.
6. Lokasi wawancara jauh dari lokasi
Lowongan kerja yang asli akan langsung mencantumkan kantor perusahaan bahkan hingga ke lokasi penempatan. Sehingga, pelamar bisa melakukan wawancara di alamat tersebut. Jika kamu mendapat panggilan yang memiliki lokasi wawancara berbeda dengan tempat kerjamu, maka kamu perlu memikirkannya ulang.
7. Meminta transfer sejumlah dana
Biasanya, pemberi pekerjaan akan meminta sejumlah uang sebagai biaya administrasi atau registrasi. Jika sudah begini, maka kamu harus cepat-cepat menghentikan usaha untuk melamar pekerjaan di perusahaan tersebut. Tetapi, kalau memang di awal pembukaan lowker sudah dicantumkan berbagai biaya pendaftaran maka kamu perlu mencocokkannya dengan biaya tersebut.
Iming-iming gaji besar dengan tunjangan dan fasilitas yang melimpah adalah hal utama yang bisa membuat para pelamar pekerjaan mudah menerima tawaran sebuah lowongan pekerjaan palsu. Jika kamu atau kamu memiliki teman yang menemui beberapa hal di atas, cepatlah melakukan pengecekan ulang tentang perusahaan atau pemberi tawaran lowker tersebut.[]

Sumber : Akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Satu Pembobol Rekening Ilham Bintang Ditangkap Karena Kasus Pembobolan Bank

Dipilih RUPS Untuk Mengisi Kekosongan, Agus Mulyana Kini Duduki Posisi Plt Direktur Utama BJB

Benarkah Venom Dan Spider-Man Akan Dipertemukan Di Film Yang Akan Datang?